lihat kemeja merah itu dengan dasi lurik melilit di lehernya
buat pusing bola mata
lihat juga jas hitam mahal itu tanpa
satu pun ketombe yang terlihat
nongkrong di pundaknya
kepalanya
bersih tiap hari dicuci pake shampo jadi wangi
tak
seperti aku manusia tanpa kantong di baju
rambut
tak dicuci shampo pun tak terbeli
lihat kemeja merah, berdasi, dengan jas
hitam berjoged ke kanan ke kiri
membisik telinga polos merajuk kayak
setan lagi mabuk
mana
ada yang tak terima
uang
logam dari emas
yakin
yang tergoda tersenyum lebar sambil berkata,”Pilih budak yang tuan suka”
mengembang tawa membahak, “Aku pilih
kaum itu, gampang aku bodohi dan bobol dompetnya”
inilah
balada tuan mabuk
Yogyakarta, 2011
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar