secuil coretan

Minggu, 29 April 2012

tuan mabuk


         mabuk kepala hamba
lihat kemeja merah  itu dengan dasi lurik melilit di lehernya
buat pusing bola mata
lihat juga jas hitam mahal itu tanpa satu pun ketombe yang terlihat
nongkrong di pundaknya
            kepalanya bersih tiap hari dicuci pake shampo jadi wangi
            tak seperti aku manusia tanpa kantong di baju
            rambut tak dicuci shampo pun tak terbeli
lihat kemeja merah, berdasi, dengan jas hitam berjoged ke kanan ke kiri
membisik telinga polos merajuk kayak setan lagi mabuk
            mana ada yang tak terima
            uang logam dari emas
            yakin yang tergoda tersenyum lebar sambil berkata,”Pilih budak yang tuan suka”
mengembang tawa membahak, “Aku pilih kaum itu, gampang aku bodohi dan bobol dompetnya”
            inilah balada tuan mabuk
Yogyakarta,  2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar