secuil coretan

Minggu, 29 April 2012

Hujatan Hujan




Ketika aku mengingat dan mencoba merangkai sosok dunia yg sebenarnya, hanyalah fana yang kudapat. Sadarkah hujan tak selalu meneteskan air dan merintihkan desahan angin? Terkadang hujan mampu menumpahkan butiran abu lembut dan menorehkan kabut pekat. Jika kudapati itu semua, maka wajah ini akan tertunduk lemas, hingga telinga ini menjadi perih. Semua ocehan hujan, terbaca menghujat, mengoyak, dan membinasakan helaan napas semua makhluk.

Yogyakarta,  2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar